
Terkadang capek banget rasanya harus mengingatkan orang-orang
disekeliling saya untuk berhenti merokok. Rata-rata teman atau bahkan anggota
keluarga besar saya sendiri yang berada dalam posisi perokok aktif akan
menjawab saya "kita udah tahu kok bahayanya (sambil berpaling muka ke arah
berlawanan)". Dan jika saya masih terus berbicara maka jurus kedua yang
mereka keluarkan adalah "kalo ga merokok itu rasanya,, ada yang
kurang (tetap dalam posisi muka berpaling dari saya)". Bingung juga saya, bukannya dengan membeli rokok sebenarnya banyak
uang yang telah terbuang untuk meracuni
diri sendiri (menurut saya).
Hampir jenuh saya untuk mengingatkan mereka. Sampai akhirnya saya
mengambil kesimpulan, tidak ada orang yang tidak bisa berubah. Hari ini mungkin
mereka masih merokok. Hari ini mungkin mereka masih bisa menjawab saya dengan
jawaban-jawaban seperti diatas atau mungkin ada variasi jurus baru versi mereka
:). Terserahlah apapun itu, saya tidak akan berhenti mengingatkan terus-menerus.
Karena saya berkeyakinan kesadaran diri mereka muncul ketika ada orang yang
tanpa lelah mengingatkan, setidaknya mungkin diawali dengan mereka jenuh
mendengar kicauan saya dan akhirnya lama-kelamaan malu dan mulai mengurangi setiap
batang rokok yang biasanya mereka hisap setiap hari sampai akhirnya berhenti (i
wish). Lalu apa sih yang sebenarnya membuat orang begitu ketergantunga akan
rokok? Yuk disimak pembahasan berikut ini:
.jpg)
